Pages - Menu

Monday, September 28, 2015

Organisasi, Perencanaan dan Bentuk Bagan Struktur Organisasi





Organisasi

1. Pengertian Organisasi

a. Pengertian Organisasi Menurut Para Pakar, Sebagai berikut :

Ø  Menurut Chester BarnardPengertian Organisasi adalah kumpulan orang-orang untuk melaksanakan suatu kegiatan  yang memerlukan adanya komunikasi, yaitu suatu hasrat dari sebagian anggotanya untuk mengambil bagian dalam pencapaian tujuan bersama dengan anggota-anggota lainnya. Dalam hal ini Barnard menekankan pada peranan seseorang dalam organisasi, diantaranya ada sebagian dari anggota yang harus diberi informasi atau dimotivasi dan sebagian lainnya yang harus membuat keputusan.

Ø  Pengertian Organisasi Menurut Max Weber adalah suatu kerangka hubungan yang berstruktur yang di dalamnya berisi wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan sesuatu fungsi tertentu.

Ø  Menurut Chester Barnard, Pengertian Organisasi ialah suatu sistem dari aktiva-aktiva orang yang teroordinasikan secara sadar atau kekuatan-kekuatan yang terdiri dari dua orang atau lebih.

Ø  Victor A. Thompson Mengemukakan, Pengertian Organisasi merupakan suatu integrasi dari sejumlah spesialis-spesialis yang bekerja sama sangat rasional dan impersonal untuk mencapai beberapa tujuan spesifik yang telah diumumkan sebelumnya.

Ø  Menurut Richard Scott, Pengertian Organisasi ialah suatu kolektivitas yang sengaja dibentuk untuk mencapai suatu tujuan khusus tertentu yang sedikit banyak didasarkan pada asas kelangsungan. 

b. Secara singkat, organisasi adalah suatu wadah atau tempat yang bisa digunakan untuk mencapai suatu produksi, pembelian, pemasaran maupun mengolah Sumber Daya Manusia yang ada.
c. Secara luas, organisasi adalah suatu perkumpulan orang yang terorganisir untuk saling berkerja sama demi tercapai nya tujuan bersama.

II.Perencanaan
A. Pengertian Perencanaan
Perencanaan adalah suatu konsep atau rangka yang dipilih dan dirancang terlebih dahulu menjadi suatu tahap atau langkah supaya tujuan dan sasaran tercapai sesuai dengan yang diinginkan. Perencanaan juga merupakan hasil dari apa yang dipikirkan ke depan secara terperinci.

B. Unsur-unsur Perencanaan
Ø  Pelaku perencanaan(User).
Ø  Visi dan Misi.
Ø  Strategi(Strategy).
Ø  Tempat dan waktu yang sesuai dengan kebutuhan.
Ø  Program kegiatan.
Ø  Peralatan (Equipment).
Ø  Dugaan resiko atau hambatan.
Ø  Rencana a, b juga c jika perlu.

C. Ciri-ciri Perencanaan
Ciri-ciri perencanaan adalah sebagai berikut :

  • Memiliki awal sampai akhir rancangan yang jelas.
  •  Proses yang saling berhubungan.
  •  Mampu membangun dan dapat dipertanggungjawabkan untuk ke depan.
  • Menjawab kebutuhan ataupun permasalahan yang ada.
  •  Memiliki suatu program  atau sasaran dan tujuan yang matang.
  • Adanya koordinasi, komunikasi dan motivasi yang dapat dilaksanakan, diolah dan dikembangkan baik secara individu maupun kelompok.

D. Jenis-jenis Perencanaan
Perencanaan yang di dalam operasionalnya dikelompokkan menjadi 4, yaitu :
1) Perencanaan fisik ( Physical planning ), yaitu yang berhubungan dengan sifat-sifat serta pengaturan gedung-gedung, alat-alat, sarana (material) dan fasilitas yang lazimnya disebut perencanaan fisik.
2) Perencanaan fungsional ( Fungsional planning ), yaitu yang berhubungan dengan fungsi tertentu yang lebih detail dan lingkup anggota yang terbagi-bagi lebih kecil lagi sesuai dengan fungsi nya, contoh : Perencanaan Pegawai.
3) Perencanaan secara luas ( Comprehensive planning ), yaitu yang berhubungan dengan perencanaan yang menyeluruh dalam arti intern dan ekstern dari berbagai kegiatan organisasi, perencanaan ini mengintegrasikan dari beberapa kegiatan organisasi, contohnya : Perencanaan Pemulihan Wilayah Aceh Pasca Tsunami
4) Perencanaan yang dikombinasikan (General combination planning ), yaitu perencanaan yang meliputi berbagai aspek kegiatan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang ada pada unit kerja dalam sesuatu organisasi yang mempunyai tujuan sama, dan demikian juga halnya dengan antar instansi/organisasi. Contoh : Perencanaan Bidang Pendidikan.

E. Manfaat Perencanaan
Ø  Arah untuk ke depan.
Ø  Merancang pencapaian tujuan atau sasaran kegiatan dilaksanakan.
Ø  Perubahan atau penerobosan munculnya ide-ide ke depan.

F. Keuntungan Perencanaan
Ø  Organisasi maupun kegiatan menjadi lebih terorganisir dengan baik.
Ø  Tujuan dan sasaran dapat terlaksana dengan tepat.
Ø  Mencover hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

III. Bagan Struktur Organisasi
a) Organisasi Staff
Organisasi yang tidak mempunyai jabatan pimpinan, pucuk pimpinan berhubungan langsung dengan staff tanpa ada komando dan staff hanya memberikan saran atau pemikiran nya kepada pucuk pimpinan.



Keuntungan :
  • Semua anggota mempunyai tanggung jawab atas semua bidang pekerjaan.
  • Kerja sama dan rasa kekeluargaan lebih erat.
  • Tidak ada otoriter.
Kelemahan :
  • Tidak berkembang.
  • Saling menyalahkan apabila terjadi kesalahan.
  • Terlalu santai dan tidak diikat peraturan yang kuat.
b) Organisasi Garis
Organisasi yang dihubungkan langsung dari atasan kepada bawahan dengan suatu perintah yang bawahan terima sesuai dengan bidang nya.


Keuntungan :
  • Sederhana dan mudah dipahami tetapi tanggung jawab besar.
  • Perintah dapat dijalankan dengan cepat dan pengawasan kerja lebih ketat.
  • Rasa kebersamaan lebih tinggi.
Kelemahan :
  • Bawahan tidak berkembang.
  • Otoriter dan bergantung pada pimpinan.
  • Ruang lingkup tenaga kerja sedikit.
    c) Organisasi Fungsional
Organisasi yang dibagi-bagi pembagian kerja nya sesuai dengan fungsi masing-masing kepada setiap kepala.




Keuntungan :
  • Pelaksanaan kerja lebih berkembang dan terlaksana dengan maksimal.
  • Kerjasama, komunikasi dan rasa solidaritas yang kuat.
  • Tugas pucuk pimpinan lebih ringan karena fungsi-fungsi lain sudah diatur oleh ahli yang sesuai dengan fungsi nya masing-masing.
Kelemahan :
  • Tidak ada kesatuan perintah.
  • Terlalu rumit dengan koordinasi yang sangat luas dan kemungkinan terjadi misunderstanding ataupun perbedaan pendapat lebih besar.
  • Kriteria menjadi pimpinan sangat tinggi.
d) Organisasi Staf dan Garis
      Dalam organisasi ini dijalankan dengan pembagian kerja dari atasan  tetapi staff tetap berperan dalam memberikan pendapat, saran dan segala informasi yang dibutuhkan dalam organisasi tersebut.

Keuntungan :
·         Pembagian kerja jelas antara jabatan line dengan staff sehingga koordinasi kerja dapat berjalan dengan mudah dan transparan.
·         Pekerja berkembang dengan perintah dari jabatan line dan perluasan kemampuan bidang lebih detail dari staff.

·         Bawahan memahami sistem kerja dengan mudah dan tetap bertanggungjawab tanpa terikat lebih.
       Kelemahan :
·         Perbedaan pendapat antara jabatan lini dengan staff.
·         Bawahan bingung melaksanakan perintah mana yang harus didahulukan karena terkadang staff memberikan saran dalam bentuk perintah.
·         Pejabat lini kurang dekat dengan bawahan sehingga terkadang hanya dari staff segala perintah dilaksanakan.

e) Organisasi garis dan fungsional
            Organisasi dimana kekuasaaan dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala unit dan pejabat fungsional yang hasil kerja nya diserahkan kepada kepala unit tanpa memandang tingkatan.

Keuntungan :
  • Hasil kerja maksimal.
  • Tidak ada otoriter maupun status jabatan yang menonjol untuk saling membuktikan hasil kerja yang baik.
  • Kebebasan berpendapat. 
Kelemahan :
  • Sumber atau kesepakatan kerja yang berbeda dapat membuat hasil kerja menjadi lebih rumit.
  • Pucuk pimpinan dituntut untuk mengontrol dan memberikan referensi kerja yang lebih detail dan berkembang untuk kemajuan kerja ke depan.
  • Bawahan dapat melaporkan langsung kepada pucuk pimpinan apabila terjadi suatu kesalahan yang dapat menimbulkan suatu perselisihan dalam berkomunikasi dengan kepala lainnya.
f) Organisasi garis, fungsional dan staf     
    
Keuntungan :
  • Tidak saling mengandalkan dalam bekerja.
  • Pembagian kerja sudah terbagi untuk masing-masing pekerja.
  • Ruang lingkup lingkungan perkembangan kerja luas.
Kelemahan :
  • Membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak.
  • Kompleks dan kadang pekerjaan kecil menjadi sangat besar dan sulit untuk diselesaikan.
  • Kemungkinan beberapa pekerja tidak bertanggungjawab dalam bekerja.
g) Organisasi Komite
            Organisasi yang dilaksanakan antar anggota dengan kolektif.

Keuntungan :
  • Mempermudah akses informasi yang dibutuhkan.
  • Rasa kekeluargaan antar dewan atau pimpinan lebih erat.
  • Program kerja lebih terjamin keamanan atau privasi nya.
Kelemahan :
  • Tingkat kemungkinan terjadi korupsi lebih tinggi.
  • Keahlian kerja dituntut tinggi.
  • Membutuhkan forum yang luas dan berkembang.
IV. Skema Organisasi
  • Berdasarkan teknik atau cara membuat nya :
1. Skema organisasi Tegak Lurus dari atas ke bawah
2. Skema organisasi Mendatar dari kiri ke kanan
3. Skema organisasi gabungan Tegak Lurus dan Mendatar
4. Skema Organisasi Lingkaran
5. Skema Organisasi Gambar
  • Berdasarkan isi atau fungsi di dalam nya :
1. Skema Organisasi Fungsional
Menjelaskan letak dari fungsi-fungsi tugas dengan fungsi-fungsi lainnya.
2. Skema Organisasi Jabatan
 Menjelaskan kekuasaan sesuai dengan jabatan yang dianut.
            3. Skema Organisasi Nama
                        Menjelaskan garis wewenang dengan nama-nama penjabat yang saling berhubungan tugas nya satu sama lain.
            4. Skema Organisasi Nama dan Jabatan
                        Menjelaskan masing-masing jabatan dengan nama-nama nya dalam suatu organisasi.
            5. Skema Organisasi Struktur
                        Menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi.





Kesimpulan :
            Untuk melaksanakan suatu kerja dan pembagian kerja yang lebih teratur dibutuhkan suatu wadah atau tempat dalam bentuk organisasi. Salah satu yang menjadi bagian penting untuk menampung hal-hal ke depan dalam organisasi tersebut adalah membuat suatu perencanaan. Perencaan itu menjadi arah dan tujuan untuk membangun organisasi menjadi lebih berkembang. Di sisi lain, bentuk bagan organisasi yang dianut juga mempengaruhi cara kerja organisasi tersebut. Masing-masing bentuk mempunyai kelemahan dan keuntungan yang berbeda-beda mulai dari organisasi staff, garis, fungsional maupun gabungan dari beberapa bentuk bagan organisasi tersebut. Pada akhirnya, semua tergantung dari kerjasama, tanggung jawab dan rasa kekeluargaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan.













Daftar Pustaka
Miftah Thoha, 2005. Dimensi-Dimensi Prima ILMU ADMINISTRASI NEGARA. Yang Menerbitkan PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
ATA 2014/2015-M3/IT-011232/NICKY/03-2015


Friday, September 4, 2015

KUMPULAN KATA KATA BIJAK KRISTEN

               Semakin tua, semakin aku menyadari dampak dari sikapku terhadap diriku sendiri. Sikap, menurutku, lebih penting daripada fakta, lebih penting daripada masa lalu, daripada pendidikan, daripada uang, daripada lingkungan, daripada kegagalan, daripada keberhasilan, daripada apa yang orang lain pikirkan, katakan, atau lakukan, lebih penting daripada penampilan, hadiah, ataupun keterampilan. Sikaplah yang membangun atau menghancurkan perusahaan, rumah ibadah, ataupun rumah. Ketika aku berpikir negatif pada seseorang...tanpa sadar... -aku telah menghakimi orang itu...
-menganggap aku lebih baik/sempurna(sombong). Ketika mimpi besar di depan mata...
Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.
Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.
Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan! Penyesalan sehari bila masak nasi menjadi bubur, penyesalan sebulan bila salah potong rambut, penyesalan setahun bila tidak lulus, penyesalan seumur hidup bila salah pilih pasangan hidup, penyesalan selamanya bila salah pilih JURU SELAMAT. Maka janganlah pindah ke iman yang lain selain Tuhan Yesus.
            Di dalam hidup ini kita akan banyak menemui kegagalan karena itulah yang namanya hidup...
Namun, dari kegagalan itu kita dapat belajar terus untuk memperoleh keberhasilan...Orang yang gagal adalah orang yang takut dan tidak pernah mencoba untuk melakukan segala sesuatu karena takut akan kegagalan itu sendiri...Burung-burung masih dapat bernyanyi walaupun diatas dahan tang kering. Hai orang percaya, apakah engkau tidak dapat berbuat yang sama ? Dengan iman yang teguh sebagai mereka yang berada di tepi laut Syria mendengarkan panggilan Bapa; Biarlah kita seperti mereka tanpa bertutur sepatah kata bangkit dan mengikut Dia saja. Berhati-hatilah agar engkau tidak putus asa terhadap dirimu sendiri, engkau diperintah untuk percaya kepada Tuhan bukan kepada dirimu sendiri.
       Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya. Jika Anda dihadapkan pada dua pilihan berikut, mana yang menjadi pilihan Anda? Anda memilih menikah dengan orang yang Anda cintai tetapi tidak mencintai Anda atau orang yang tidak Anda cintai tetapi mencintai Anda? Pilihan yang sulit bukan? Idealnya sih, kita pasti memilih menikah dengan orang yang...Sering kali kita terlalu sibuk menambah masalah-masalah baru sehingga kita lupa menghitung berkat-berkat yang kita peroleh. Sukacita adalah payung yang menjaga kita saat menghadapi hari-hari yang berhujan dalam perjalanan hidup kita.

Monday, March 23, 2015

Manusia Berbudaya



1. Definisi
Budaya? Mungkin kata itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Budaya sering dihubungkan dengan sesuatu yang khas dan mengandung arti yang dalam. Bila kita telaah lebih jauh dalam kata budaya terdapat kata “daya” yang bisa diartikan sebagai sebuah tindakan atau usaha dalam melakukan sesuatu. Apalagi dalam negara kita yaitu Indonesia yang kaya akan budaya tentu akan menggerakkan banyak aktivitas yang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut. Budaya sendiri dapat menghasilkan beragam hal yang menarik, ditambah lagi bila itu dilakukan oleh suatu makhluk hidup terutama kita sebagai manusia pasti akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Namun, terkadang kita sering tidak mengerti arti budaya dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari. Budaya sering disalah artikan oleh manusia sehingga menimbulkan hal- hal yang tidak baik. Gila akan budaya yang ada juga berdampak buruk satu sama lain dalam bersosialisasi. Untuk dapat memahami dengan lebih mudah, mungkin budaya bisa memiliki arti yang hampir sama dengan adat. Mengapa saya dapat berpikir seperti itu? Karena adat dan budaya sama- sama memiliki hal yang tidak biasa dan beragam di dalam nya. Agar kita dapat mengerti itu semua mari kita mencari tau hal mendasar dari budaya tersebut. Menurut Wikipedia, Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. Budaya itu sebenarnya kompleks dan memiliki arti ganda sesuai dari sudut pandang mana kita mengartikannya. Bila budaya berkaitan dengan budi dan akal manusia tentu itu akan mempengaruhi sikap dan pola hidup manusia yang menganut budaya tersebut. Jadi, manusia berbudaya bisa diartikan sebagai manusia yang mempunyai akal budi, pekerti yang memiliki etika dan sesuatu yang dianut juga dipercaya sebagai sesuatu yang berpengaruh dan menghasilkan hal- hal nyata dalam kehidupan bermasyarakat yang tentu nya harus disesuaikan dengan nilai- nilai yang ada. Manusia berbudaya juga harus memiliki kesadaran yang tinggi juga rasa bertanggungjawab atas setiap perbuatannya.

2. Peranan
Seberapa penting kah menjadi manusia berbudaya itu? Mengapa kita harus menjadi manusia berbudaya? Menurut saya, ada beberapa alasan yang mendasari manusia berbudaya, yaitu :
a) Kita membutuhkan orang lain juga mempunyai kehidupan sosial yang membutuhkan interaksi antar manusia.
Bila kita tidak berbudaya kita akan mendapatkan hal- hal yang buruk juga seperti tidak sewajarnya yaitu tidak mempunyai aturan. Padahal sebagai manusia yang jelas memiliki akal budi kita mengerti betul bagaimana melakukan hal yang baik dan buruk. Namun, satu hal yang membuat kita lupa akan semua itu yaitu rasa peduli yang rendah seperti pemikiran bahwa kita berada di posisi yang lebih tinggi dari orang lain juga merasa tidak membutuhkan orang lain.
b) Kita bertanggung jawab kepada Tuhan atas apa yang sudah diberikan.
Manusia adalah makhluk satu- satu nya yang berbeda dari yang lain nya yaitu mempunyai akal budi. Tentu kita juga harus menganut nilai- nilai yang benar dalam berbudaya.
c) Kita harus menjadi manusia berbudaya karena kita menghargai diri kita sendiri dan atas semua yang sudah kita miliki.
Dengan berbudaya, kita memiliki etika atau karakter yang khas dan baik dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kita juga bisa menjadi pribadi yang bernilai dan tidak menyusahkan orang lain di sekitar kita. Dengan menghargai diri sendiri kita bisa lebih berkarya atau berbudaya memancarkan hal- hal yang benar. Menghargai hal- hal sederhana juga dapat menjadi salah satu bagian dari penting nya menimbulkan rasa yang lebih dari berbudaya. Bila, kita tidak berbudaya juga kita tidak akan mendapatkan penghargaan yang lebih dari sekitar.
d) Berbudaya itu penting karena sebagai arahan hidup dalam kehidupan.
Hidup menjadi lebih teratur dengan pola- pola dan tata cara aturan yang sesuai. Apalagi, kita harus menyesuaikan dengan kebudayaan Indonesia yang beragam. Terlebih lagi, ini juga dapat mewakili sebagai cerminan dari negara kita sendiri dan wujud cinta terhadap tanah air. Kita juga menjadi lebih terarah bagaimana harus bersikap, dll. Di sisi lain, bila manusia tidak berbudaya akan mejadikan tata kehidupan yang tidak ada aturan, semua akan menjadi kacau balau tanpa pemikiran lebih lanjut untuk mengembangkan hal – hal yang ada. 

3. Aplikasi
            Setelah mengetahui definisi dan seberapa pentingnya menjadi manusia berbudaya itu, lalu bagaimana pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari- hari? Sebenarnya pengembangan budaya dapat dilakukan dalam berbagai bidang. Bagaimana menjadi manusia berbudaya itu sendiri sebenarnya dapat kita lihat dari pancasila negara kita seperti yang kita tahu terdapat unsur agama, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Secara lebih detail dapat saya jelaskan menjadi sebagai berikut:
1. Unsur Agama
    “Ketuhanan yang Maha Esa.” Dalam beragama kita mempunya suatu aturan dan nilai nilai tertentu. Apalagi dalam negara Indonesia yang majemuk ini terdapat berbagai agama. Mempunyai agama dan menjalankan nya dengan hikmat saja sudah termasuk menjadi manusia yang berbudaya. Ditambah lagi bila kita dapat memahami agama itu sendiri secara lebih mendalam. Setiap agama pasti mengajarkan hal- hal yang baik. Unsur agama adalah hal yang mendasar dalam melakukan segala sesuatu nya. Kita dapat belajar bahwa semua yang kita dapat berasal dari Tuhan, kita percaya bahwa di bumi ini adalah punya Tuhan dalam mengembangkannya kita perlu taat dan setia kepada- Nya apabila kita ingin melaksanakan hal selanjutnya di mana kita juga dapat mengetahui yang jahat dan yang baik, membantu sesama manusia, juga memelihara ciptaan Tuhan yang lain merupakan tanggungjawab yang sudah dititipkan kepada manusia. Menghormati perbedaan agama satu sama lain juga termasuk hal- hal sederhana dalam menunjukkan bahwa manusia berbudaya. Mempunyai kepercayaan yang kokoh dan tidak mudah terpengaruh oleh ajaran- ajaran sesat ataupun hal- hal yang membinasakan lainnya juga mewakili sikap sebagai manusia berbudaya. Seperti kasus yang beredar bahwa ISIS semakin marak dalam melakukan pergerakannya, kita harus menjadi manusia berbudaya yang menganut agama yang kuat agar tidak terbujuk oleh apapun embel- embel nya yang membuat kita goyah dalam beragama. ISIS sebenarnya adalah manusia berbudaya dalam unsur agama namun agak berlebihan jadi menimbulkan hal- hal yang mengerikan dan mereka tidak menganut unsur- unsur lainnya dalam berbudaya. Hal ini juga akan berpengaruh dalam sikap kita, dll yang akan dibahas pada unsur selanjutnya.
2. Unsur Kemanusiaan
    “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.” Dalam berbudaya kita harus mempunyai nilai kemanusiaan agar bisa menoleransi sekitar. Menghargai perbedaan yang ada, tidak memandang suku rasa tau agama yang dianut menjadi salah satu contoh manusia berbudaya dalam unsur kemanusiaan. Kita juga dapat melakukan bakti sosial untuk membantu orang- orang yang membutuhkan, tidak semena mena terhadap orang lain, menghormati orang lain dan berkerjasama dengan orang lain sehingga dapat membentuk suatu kesatuan yang akan dibahas dalam unsur selanjutnya.
3. Unsur Persatuan
    “Persatuan Indonesia.” Contoh sederhana dalam unsur ini adalah dengan mencintai negara kita sendiri. Dengan mencintai produk lokal dan membeli nya merupakan salah satu wujud apresiasi terhadap karya bangsa. Mengembangkan kemampuan yang ada untuk kepentingan negara juga dapat merupakan manusia berbudaya dalam mengembangkan unsur persatuan. Contoh : sebagai mahasiwa/i di jurusan sistem informasi kita dapat belajar banyak tentang teknologi dan informasi yang kelaknya diharapkan dapat menciptakan dan mengelola informasi dengan program guna melengkapi fasilitas dan kebutuhan lebih lanjut dalam perkembangan teknologi kini. Tidak lupa juga kita harus melaksanakannya dengan nilai- nilai yang bermoral jadi kita bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah kita perbuat. Dalam bersosialisasi dalam kelas maupun ruang lingkup kampus pun dapat menciptakan satu kesatuan untuk dapat mengeksplor diri dan membangun komunikasi yang fleksibel. Salah satu nya dalam kampus terdapat banyak organisasi, mulai dari himpunan setiap jurusan juga BEM yang dapat lebih luas lagi kita dalam berorganisasi. Bagaimana menyatukan kesatuan dan program kerja guna mencapai tujuan dan sasaran yang direncanakan. Dari situ juga dapat terlihat sebagai manusia berbudaya dalam mengolah pikiran untuk melaksanannya.
4. Unsur Kerakyatan
    “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan/ Perwakilan.” Contoh : menghargai pendapat orang lain saat berdiskusi, tidak egois, bertanggungjwab atas setiap kewajiban,dll. Hal ini dapat menunjukkan bahwa manusia berbudaya dengan memiliki etika dan akal budi yang ada.
5. Unsur Keadilan
     “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” Contoh : adil dalam mengambil keputusan, tidak boros juga merupakan adil dalam mengatur sistem keuangan, menghargai budaya orang lain dan dapat menyeimbangkan kewajiban apa yang harus dilakukan sebagai mahasiswa/i dalam lingkup kecil juga besar adalah adil dalam mengatur diri sendiri dalam berbudaya.



Tuesday, August 12, 2014

Awas cewek galak!!!x_x (dari kiri : Meike Nur Azizah, Onnadia Tiomauli, Laras Chintya Ranita)

Saturday, January 7, 2012

Wanna be - Spice Girls




Yo, I'll tell you what I want, what I really really want
So tell me what you want, what you really really want
I'll tell you what I want, what I really really want
So tell me what you want, what you really really want
I wanna, I wanna, I wanna, I wanna, I wanna really
Really really wanna zigazig ha

If you want my future forget my past
If you wanna get with me better make it fast
Now don't go wasting my precious time
Get your act together we could be just fine

I'll tell you what I want, what I really really want
So tell me what you want, what you really really want
I wanna, I wanna, I wanna, I wanna, I wanna really
Really really wanna zigazig ha

If you wanna be my lover, you gotta get with my friends
Make it last forever friendship never ends
If you wanna be my lover, you have got to give
Taking is too easy, but that's the way it is

What do you think about that now you know how I feel
Say you can handle my love are you for real
I won't be hasty, I'll give you a try
If you really bug me then I'll say goodbye

I'll tell you what I want, what I really really want
So tell me what you want, what you really really want
I wanna, I wanna, I wanna, I wanna, I wanna really
Really really wanna zigazig ha

If you wanna be my lover, you gotta get with my friends
Make it last forever friendship never ends
If you wanna be my lover, you have got to give
Taking is too easy, but that's the way it is

So here's a story from a to z, you wanna get with me
You gotta listen carefully
We got em in the place who likes it in your face
We got g like mc who likes it on an
Easy v doesn't come for free, she's a real lady
And as for me you'll see
Slam your body down and wind it all around
Slam your body down and wind it all around

If you wanna be my lover, you gotta get with my friends
Make it last forever friendship never ends
If you wanna be my lover, you have got to give
Taking is too easy, but that's the way it is

If you wanna be my lover, you gotta, you gotta, you gotta
You gotta, you gotta, slam, slam, slam, slam
Slam your body down and wind it all around
Slam your body down and wind it all around
Slam your body down and wind it all around
Slam your body down zigazig ah
If you wanna be my lover